Konstruksi Pemikiran Hans Kung Tentang Dialog Katolik dengan Islam dan Relevansinya untuk Indonesia

Rp120.000

Penulis: Dr. Paulus Tasik Galle’, SS. LIC.
Ukuran buku: 14,5 x 21 cm
Tebal: 282

Categories: , , Tags: ,

Kesadaran akan peran dan fungsi strategis agama-agama dalam ikut serta menciptakan dan merawat perdamaian dunia sudah tidak bisa diabaikan. Tesis Hans Küng menegaskan kembali tentang itu bahwa tidak ada perdamaian di antara bangsa-bangsa (perdamaian dunia) tanpa perdamaian di antara agama-agama, tidak ada perdamaian di antara agama-agama tanpa dialog antara agama-agama, dan tidak ada dialog antara agama-agama tanpa kajian mendasar di dalam agama-agama. Hans Küng meyakini bahwa jalan Otokritik Beragama telah dan akan terus membuka pintu terjadinya dialog Katolik dengan Islam secara lebih tepat, adil, seimbang dan bijaksana. Jalan Otokritik tidak lain adalah proses menuju pembaharuan pemikiran dan praksis dalam hidup beragama. Dialog adalah sarana dan jalan yang tepat dalam proses ini. Titik perjumpaan Katolik dengan Islam dapat ditemukan dalam 2 (dua) dimensi yakni dalam keberagamaannya dan etik global sebagai medan dan praksis nyata dari perwujudan nilai-nilai keberagamaan tersebut. Diagnosis sejarah hidup beragama akan memperkuat dialog Katolik dengan Islam sebagaimana dilakukan oleh Hans Küng dengan menyelami kesejarahan Islam dan pada saat yang sama menghubungkan dan melihatnya dari perspektif Katolik. Pemikiran dan praksis Hans Küng tentang etik global dan dialog dalam konteks hidup berbangsa dan bernegara Indonesia bukanlah hal yang baru sebagaimana hadir dan dirumuskan dalam Pancasila dan berpangkal pada budaya dialog yang telah hidup dalam kebudayaan dan kearifan lokal Indonesia.

Weight 200 g
Keranjang Belanja